Badan Geologi Imbau Waspada Longsor Susulan di Cirebon, Evakuasi Dihentikan Saat Hujan
Bencana tanah longsor yang terjadi di area Galian C, Gunung Kuda, Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, masih menyimpan potensi bahaya. Badan Geologi Republik Indonesia mengeluarkan peringatan dini terkait kemungkinan terjadinya longsor susulan di lokasi tersebut. Mengingat kondisi tanah yang labil dan curah hujan yang masih tinggi, proses evakuasi dan pencarian korban dihimbau untuk tidak dilakukan saat hujan.
Kepala Badan Geologi, M. Wafid, dalam keterangan resminya menyampaikan pentingnya keselamatan petugas dan masyarakat sekitar. Ia menekankan bahwa lereng terjal di area longsor sangat berisiko, dan hujan deras dapat memicu gerakan tanah yang lebih besar. "Penanganan longsoran, termasuk evakuasi dan pencarian korban, harus sangat memperhatikan kondisi cuaca dan topografi," ujarnya.
Selain mengimbau penghentian sementara aktivitas evakuasi saat hujan, Badan Geologi juga meminta warga yang tinggal di sekitar lokasi longsor untuk segera mengungsi ke tempat yang lebih aman. Langkah ini dinilai krusial untuk menghindari jatuhnya korban jiwa jika terjadi longsor susulan.
Untuk meningkatkan kewaspadaan dan mitigasi bencana, Badan Geologi merekomendasikan beberapa langkah penting:
- Pemasangan Rambu Peringatan: Rambu-rambu peringatan bahaya longsor perlu dipasang di sekitar lokasi rawan longsor untuk memberikan informasi visual kepada masyarakat.
- Pemantauan Rutin: Pemantauan kondisi tanah dan lereng secara berkala sangat penting untuk mendeteksi dini potensi gerakan tanah.
- Sosialisasi dan Edukasi: Masyarakat perlu diberikan informasi yang jelas mengenai gerakan tanah, tanda-tanda awal longsor, dan cara-cara menyelamatkan diri.
- Kepatuhan Terhadap Petugas: Masyarakat diimbau untuk selalu mengikuti arahan dan instruksi dari petugas berwenang, seperti pemerintah daerah dan BPBD setempat.
M. Wafid menambahkan, "Sosialisasi kepada masyarakat mengenai gerakan tanah dan gejala awal bencana sangat penting sebagai langkah mitigasi." Ia juga menekankan pentingnya kerjasama antara pemerintah daerah, BPBD, dan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana longsor.
Seperti diberitakan sebelumnya, longsor di Galian C, Gunung Kuda, Cirebon telah menelan korban jiwa dan menyebabkan sejumlah orang luka-luka. Peringatan dari Badan Geologi ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan dan mencegah terjadinya tragedi serupa di masa mendatang.