Teror Ular Sanca Raksasa di Bangkalan: Kolam Lele Jadi Sarang, Ayam Warga Ludes

Warga Kelurahan Kemayoran, Kecamatan Bangkalan, Jawa Timur, dibuat resah oleh kemunculan seekor ular sanca kembang berukuran jumbo. Reptil sepanjang empat meter ini diketahui menjadikan kolam lele milik warga sebagai tempat persembunyian sekaligus sumber makanan.

Kejadian ini bermula ketika Hafirianzah (47), seorang warga Jalan KH. Moh Kholil, menyadari bahwa ayam peliharaannya sering hilang. Setelah melakukan pengintaian, ia terkejut mendapati seekor ular sanca besar tengah memangsa ternaknya. Merasa khawatir dengan keselamatan dirinya dan warga sekitar, Hafirianzah segera melaporkan kejadian tersebut ke petugas pemadam kebakaran (Damkar) Kabupaten Bangkalan.

"Ayam saya sudah banyak yang hilang dimakan ular ini. Ukurannya sangat besar, jadi saya putuskan untuk menghubungi Damkar," ungkap Harifi, Sabtu (31/5/2025), menggambarkan keresahannya.

Tim Damkar yang beranggotakan enam orang segera merespon laporan tersebut pada Jumat malam (30/5/2025) sekitar pukul 19.00 WIB. Mereka langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi. Ortis Iskandar, Kasi Damkar Satpol PP Bangkalan, menjelaskan bahwa proses evakuasi berlangsung cukup dramatis. Ular sanca tersebut bersembunyi di dalam kolam lele, membuat petugas kesulitan untuk menangkapnya.

"Kami menggunakan penjepit khusus dan mengaduk air kolam agar ular itu keluar. Sempat beberapa kali terlepas, tapi alhamdulillah akhirnya berhasil kami amankan," terang Ortis.

Setelah kurang lebih 45 menit berjibaku, petugas Damkar akhirnya berhasil menjinakkan ular tersebut. Reptil dengan ukuran sebesar betis orang dewasa itu kemudian dimasukkan ke dalam karung. Untuk penanganan lebih lanjut, ular sanca tersebut diserahkan kepada komunitas pecinta ular yang juga merupakan rekan dari petugas Damkar.

"Kami serahkan ke rekan kami yang juga pecinta ular agar bisa ditangani dengan baik," pungkas Ortis.

Kasus ini menjadi pengingat bagi warga Bangkalan untuk selalu waspada terhadap keberadaan hewan liar, terutama di musim hujan seperti saat ini. Diharapkan, kejadian serupa tidak terulang kembali dan warga dapat hidup dengan aman dan nyaman.