Sentimen Positif Mendongkrak Pasar Saham Asia, Putusan Pengadilan AS Picu Optimisme
Pasar saham di kawasan Asia Pasifik menunjukkan tren positif pada perdagangan hari Kamis, terdorong oleh sentimen setelah pengadilan perdagangan federal Amerika Serikat (AS) memutuskan bahwa Presiden Donald Trump telah melampaui batas kewenangannya dalam penerapan tarif timbal balik. Keputusan ini dilihat sebagai penghalang bagi agenda ekonomi yang digagas oleh mantan presiden tersebut.
Bursa saham Korea Selatan memimpin penguatan, dengan Kospi melonjak 1,89 persen dan ditutup pada level 2.720,64. Kenaikan juga tercatat pada Kosdaq, indeks untuk perusahaan dengan kapitalisasi kecil, yang naik 1,03 persen menjadi 736,29. Bank of Korea (BOK) juga mengumumkan penurunan suku bunga kebijakan sebesar 25 basis poin menjadi 2,5 persen, mencapai level terendah sejak Agustus 2022. Keputusan ini sejalan dengan ekspektasi para ekonom.
Di Jepang, Nikkei 225, indeks acuan utama, naik 1,88 persen dan mengakhiri perdagangan pada level 38.432,98, sementara indeks Topix juga mengalami kenaikan sebesar 1,53 persen menjadi 2.812,02. Sementara itu, indeks S&P/ASX 200 Australia mengalami kenaikan tipis sebesar 0,15 persen dan ditutup pada 8.409,8.
Pasar saham Hong Kong juga mencatat kenaikan, dengan Indeks Hang Seng naik 1,35 persen menjadi 23.573,38. Di China daratan, CSI 300 menguat 0,59 persen ke level 3.858,70. Pasar saham India, Nifty 50 dan BSE Sensex, terpantau stabil pada siang hari.
Sementara itu, perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup pada hari Kamis karena memperingati Hari Kenaikan Yesus Kristus.
Perhatian investor kini tertuju pada pergerakan saham-saham perusahaan chip di Asia, menyusul laporan kinerja keuangan yang kuat dari raksasa teknologi kecerdasan buatan (AI), Nvidia. Perusahaan tersebut melaporkan lonjakan laba dan pendapatan yang melampaui perkiraan, didorong oleh pertumbuhan signifikan dalam bisnis pusat datanya.
Kontrak berjangka (futures) di AS juga menunjukkan tren positif, didorong oleh putusan pengadilan terkait tarif dan laporan kinerja keuangan Nvidia yang menggembirakan. Kontrak berjangka S&P 500 naik 1,44 persen, sementara kontrak berjangka Nasdaq 100 melonjak 1,76 persen. Kontrak berjangka Dow Jones Industrial Average juga naik 483 poin, atau 1,15 persen.
Sebelumnya, pada perdagangan semalam di AS, tiga indeks saham utama ditutup lebih rendah setelah investor mencerna laporan pendapatan terbaru dan risalah rapat bank sentral Federal Reserve (The Fed). Indeks S&P 500 turun 0,56 persen dan ditutup pada level 5.888,55, Nasdaq Composite turun 0,51 persen menjadi 19.100,94, dan Dow Jones Industrial Average turun 244,95 poin, atau 0,58 persen, dan ditutup pada level 42.098,70.