Kunjungan Kenegaraan: Presiden Macron Sambangi UNJ, Mahasiswa dan Siswa Antusias

Presiden Republik Prancis, Emmanuel Macron, melakukan kunjungan ke Universitas Negeri Jakarta (UNJ) pada hari Rabu, 28 Mei 2025. Kedatangan orang nomor satu di Prancis ini disambut dengan penuh antusiasme oleh civitas akademika UNJ serta siswa-siswi dari Lab School Jakarta.

Presiden Macron tiba di lingkungan kampus UNJ sekitar pukul 15.54 WIB. Mengenakan setelan jas berwarna navy yang elegan, Macron disambut langsung oleh Rektor UNJ, Prof. Komarudin. Suasana hangat terasa saat Macron menyapa dan menyalami para siswa Lab School Jakarta yang telah menantinya.

Momentum keakraban semakin terasa ketika Presiden Macron berinteraksi langsung dengan para siswa dan mahasiswa. Ia bahkan sempat menggunakan telepon seluler milik salah seorang siswa untuk berswafoto, mengabadikan momen kebersamaan tersebut. Aksi spontan ini disambut riuh gembira oleh para siswa dan mahasiswa yang hadir.

Tidak hanya dengan siswa, Presiden Macron juga menyempatkan diri untuk menyapa dan bersalaman dengan warga kampus lainnya yang telah berkumpul menyambut kedatangannya. Para mahasiswa pun tak ketinggalan mengabadikan momen bersejarah ini dengan kamera ponsel mereka, berusaha mendapatkan foto bersama dengan pemimpin negara Prancis tersebut. Suasana riang dan penuh semangat terpancar dari wajah-wajah para mahasiswa.

Rektor UNJ, Prof. Komarudin, dalam keterangannya menyampaikan bahwa kunjungan Presiden Macron ini merupakan sebuah kehormatan besar bagi UNJ. Ia menilai kunjungan ini sebagai tonggak penting dalam upaya UNJ untuk menjadi universitas berkelas dunia atau world class university. Lebih lanjut, Prof. Komarudin menambahkan bahwa kehadiran Presiden Macron merupakan validasi atas upaya transformasi internasionalisasi yang sedang diusung oleh UNJ.

Prof. Komarudin juga menekankan bahwa UNJ siap menjadi pusat pengembangan diplomasi pendidikan. Kunjungan ini, menurutnya, memperjelas komitmen UNJ untuk membuka ruang kolaborasi internasional yang lebih luas. UNJ bertekad untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian, serta memperluas jaringan kerjasama dengan berbagai institusi pendidikan tinggi di seluruh dunia.

"Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya kunjungan ini sebagai dukungan langkah-langkah strategis UNJ dalam proses menuju World Class University. Bersama, kita wujudkan UNJ sebagai pusat keunggulan akademik yang inklusif, kolaboratif, dan mendunia," pungkas Prof. Komarudin.

Kunjungan Presiden Macron ke UNJ ini diharapkan dapat mempererat hubungan bilateral antara Indonesia dan Prancis, khususnya di bidang pendidikan dan kebudayaan. Selain itu, kunjungan ini juga diharapkan dapat memotivasi para mahasiswa UNJ untuk terus berprestasi dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa dan negara.