Pemerintah Alokasikan Rp 217 Triliun untuk Program Makan Bergizi Gratis di Tahun 2026
Pemerintah Indonesia terus mematangkan persiapan untuk merealisasikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu prioritas utama. Badan Gizi Nasional (BGN), sebagai lembaga yang diberi mandat khusus oleh Presiden Prabowo Subianto, menargetkan untuk menjangkau 82,9 juta penerima manfaat program MBG. Target ambisius ini membutuhkan pembangunan infrastruktur pendukung yang signifikan, termasuk pembentukan 30.000 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh Indonesia.
Nyoto Suwignyo, Deputi Bidang Promosi dan Kerja Sama Badan Gizi Nasional, mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo memberikan arahan agar target 82,9 juta penerima dapat tercapai pada tahun 2026. Untuk merealisasikan target tersebut, pemerintah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 217 triliun. Anggaran ini akan digunakan untuk membiayai program MBG bagi seluruh penerima yang ditargetkan. Pemerintah menargetkan pembentukan 30.000 SPPG dapat diselesaikan pada tahun 2025 dengan rincian sebagai berikut:
- September 2025: 15.000 SPPG
- Oktober 2025: 20.000 SPPG
- Akhir Tahun 2025: 30.000 SPPG
Sebelumnya, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana, telah menyampaikan optimisme bahwa target 82,9 juta penerima manfaat program MBG pada tahun 2025 dapat tercapai. Optimisme ini didasarkan pada kelancaran proses verifikasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang sedang berjalan.
Sementara itu, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melaporkan bahwa realisasi anggaran program MBG hingga 21 Mei 2025 telah mencapai Rp 3 triliun. Dana tersebut telah disalurkan kepada 3,97 juta penerima manfaat, termasuk anak sekolah dari berbagai tingkatan (SD, SMP, SMA) dan ibu hamil.
Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara menjelaskan bahwa realisasi anggaran program MBG hingga 30 April mencapai Rp 2,4 triliun, kemudian meningkat menjadi Rp 3 triliun pada 21 Mei. Angka ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk merealisasikan program MBG secara bertahap. "Angka paling terbaru telah dicairkan realisasi anggaran yang telah cair adalah Rp 3 triliun. Sampai dengan 21 Mei ini, yang telah dijangkau, mendapatkan MBG ada 3.977.519 orang penerima manfaat yang berdiri atas anak sekolah berbagai level, SD, SMP, SMA dan juga ibu hamil," kata Suahasil.