Pengelola Grup 'Cinta Sedarah' di Facebook Diciduk di Gresik: Mengubah Nama Grup Karena Ancaman

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Gresik berhasil mengamankan seorang individu berinisial IDG (44), yang merupakan administrator grup Facebook dengan konten fantasi seksual menyimpang bertajuk 'Cinta Sedarah'. Penangkapan dilakukan di sebuah warung kopi di wilayah Bali, Kota Denpasar, pada Kamis (15/5/2025) sekitar pukul 10.00.

Kapolres Gresik, AKBP Rovan Richard Mahenu, mengungkapkan bahwa IDG berperan aktif dalam menyebarkan konten-konten yang berfokus pada fantasi hubungan inses, baik dalam bentuk cerita maupun foto. Grup yang awalnya bernama "Cinta Sedarah" ini telah beroperasi sejak awal tahun 2022 dan berhasil menarik perhatian lebih dari 32 ribu anggota.

"Kami sangat menyayangkan kejadian ini, yang melibatkan hubungan sedarah atau inses. Mereka menggunakan fantasi tentang ikatan keluarga sedarah seperti ayah, ibu, atau anak. Akibat dari keberadaan grup ini, masyarakat merasa dirugikan dan resah," ujar AKBP Rovan Richard Mahenu.

Motif utama IDG dalam membuat dan mengelola grup ini adalah untuk mewadahi dan menyalurkan aktivitas seksual menyimpang. Awalnya, grup ini hanya memiliki sekitar 200 pengikut, namun seiring berjalannya waktu, jumlahnya meningkat drastis hingga mencapai puluhan ribu.

"Motifnya adalah untuk memfasilitasi fantasi terhadap keluarga dengan ikatan darah, seperti ayah dan ibu. Mereka mengumpulkan individu dengan fantasi serupa dalam sebuah grup. Grup ini dibentuk pada awal tahun 2022 dengan sekitar 200 pengikut, dan kemudian berkembang menjadi 32 ribu," jelas Kapolres.

IDG memiliki peran sentral sebagai administrator grup. Ia bertugas mengelola grup, memilih anggota yang dapat memposting cerita tentang cinta sedarah, dan memastikan kelancaran aktivitas di dalam grup.

Sebelum penangkapan, IDG sempat menerima ancaman dari beberapa pihak, yang mendorongnya untuk mengubah nama grup dari "Cinta Sedarah" menjadi "Suka Duka".

"Konten yang dibagikan berupa file foto dan tulisan. Grup ini dibentuk dengan tujuan mengumpulkan individu dengan fantasi yang sama terhadap keluarga dengan ikatan darah, dan menyalurkan hobi-hobi tersebut," tegasnya.

Penyidikan lebih lanjut terkait kasus ini akan ditangani oleh Polda Jawa Timur, yang akan memberikan rilis informasi lebih lengkap.

AKBP Rovan Richard Mahenu juga mengimbau masyarakat Gresik untuk segera melaporkan kepada pihak kepolisian jika menemukan kasus serupa.

"Sejauh ini, kami telah menerima beberapa laporan melalui media sosial Polres Gresik atau akun pribadi kami, atau melalui laporan langsung ke Polres Gresik. Laporan-laporan ini berasal dari orang-orang yang melihat atau mengetahui aktivitas grup tersebut, bukan dari korban," pungkasnya.

Berikut poin penting yang perlu diperhatikan:

  • Penangkapan Admin: IDG, admin grup Facebook 'Cinta Sedarah', ditangkap di Bali.
  • Motif: Mewadahi fantasi seksual menyimpang tentang hubungan sedarah.
  • Perkembangan Grup: Dari 200 menjadi 32 ribu anggota sejak 2022.
  • Peran Admin: Mengelola grup, memilih anggota yang bisa posting.
  • Perubahan Nama: Grup sempat diganti nama menjadi 'Suka Duka' karena ancaman.
  • Imbauan: Masyarakat diminta melapor jika menemukan kasus serupa.