Jadwal Imsakiyah dan Doa Berbuka Puasa di Kota Mataram dan Sekitarnya, 10 Ramadan 1446 H
Jadwal Imsakiyah dan Doa Berbuka Puasa di Kota Mataram dan Sekitarnya, 10 Ramadan 1446 H
Puasa Ramadan, ibadah wajib bagi umat Islam, mencapai hari kesepuluh pada Senin, 10 Maret 2025, bertepatan dengan 10 Ramadan 1446 H. Bagi masyarakat di Kota Mataram dan sekitarnya di Nusa Tenggara Barat (NTB), mengetahui waktu berbuka puasa (waktu Maghrib) sangatlah penting. Berikut ini adalah jadwal imsakiyah untuk beberapa wilayah di NTB, berdasarkan data yang dilansir dari laman resmi Bimas Islam Kemenag RI:
Jadwal Buka Puasa (Maghrib) & Shalat Isya' - 10 Ramadan 1446 H / 10 Maret 2025:
- Kota Mataram:
- Maghrib: 18.34 WIB
- Isya: 19.44 WIB
- Kabupaten Dompu:
- Maghrib: 18.25 WIB
- Isya: 19.34 WIB
- Kabupaten Lombok Barat:
- Maghrib: 18.34 WIB
- Isya: 19.44 WIB
Perlu diingat bahwa waktu imsakiyah ini merupakan perkiraan dan dapat bervariasi tergantung lokasi geografis. Disarankan untuk mengkonfirmasi waktu yang lebih akurat melalui sumber rujukan lokal yang terpercaya.
Selain mengetahui waktu berbuka, memahami adab dan doa berbuka puasa juga merupakan hal penting. Waktu berbuka puasa bukan sekadar untuk menghilangkan dahaga dan lapar, melainkan juga momen untuk memanjatkan doa dan rasa syukur kepada Allah SWT. Doa yang dipanjatkan pada saat berbuka puasa memiliki keutamaan tersendiri. Berikut dua versi doa berbuka puasa yang dapat diamalkan, berdasarkan penjelasan Ustadz Adi Hidayat dalam video "Tentang Doa Berbuka Puasa (Part 2)" di kanal YouTube resminya:
Doa Berbuka Puasa:
-
Versi Pertama (HR Abu Daud):
- Arab: ذَهَبَ الظَّمَـأُ، وابْــتَلَّتِ العُرُوقُ، وثَــبَتَ الأَجْرُ إِن شَاءَ اللهُ
- Latin: Dzahabaz zhama'u wabtallatil 'uruqu wa tsabatal ajru, insyaallah
- Arti: "Rasa dahaga telah hilang, kerongkongan telah basah dan atas kehendak Allah pahala telah ditetapkan. Insya Allah."
-
Versi Kedua (HR Bukhari dan Muslim):
- Arab: اَللّٰهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ
- Latin: Allaahumma lakasumtu wabika aamantu wa'alaa rizqika afthortu birahmatika yaa arhamar-roohimiina.
- Arti: "Ya Allah karena-Mu aku berpuasa, dengan-Mu aku beriman, kepada-Mu aku berserah dan dengan rezeki-Mu aku berbuka (puasa), dengan rahmat-Mu, Ya Allah yang Maha Pengasih."
Ustadz Adi Hidayat menyarankan untuk menggabungkan kedua doa ini saat berbuka puasa, dengan membaca doa pertama terlebih dahulu, kemudian dilanjutkan dengan doa kedua. Rasulullah SAW biasanya membaca doa pertama setelah membatalkan puasanya, sesuai dengan arti doa tersebut yang menandakan hilangnya rasa haus dan dahaga.
Semoga informasi ini bermanfaat bagi seluruh umat muslim dalam menjalankan ibadah puasa Ramadan dengan penuh khusyuk dan keberkahan.