Jakarta Hadir di Festival Film Cannes: Debut Indonesia di Panggung Sinema Dunia
Pemerintah Provinsi Jakarta mencatatkan sejarah baru dengan membuka stand atau paviliun di ajang Festival Film Cannes, Perancis. Partisipasi ini menandai pertama kalinya Indonesia secara resmi hadir dalam salah satu festival film paling bergengsi di dunia.
Gubernur Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan kebanggaannya atas pencapaian ini. Menurutnya, kehadiran Jakarta di Cannes merupakan langkah awal yang signifikan dalam mewujudkan visi Jakarta sebagai kota global. Kehadiran paviliun Jakarta-Indonesia diharapkan mampu memperkenalkan potensi industri kreatif tanah air kepada dunia internasional.
Pramono Anung mengatakan, walaupun stand-nya tidak terlalu besar, hal ini bisa menjadi langkah awal untuk mewujudkan cita-cita Jakarta sebagai Kota Global. Pemerintah Provinsi Jakarta ingin menunjukkan bahwa Jakarta adalah bagian dari kota global.
Kehadiran paviliun Jakarta-Indonesia bukan hanya sekadar pajangan. Stand ini dirancang sebagai platform interaktif yang menampilkan berbagai karya kreatif anak bangsa, khususnya di bidang perfilman. Selain itu, paviliun ini juga menjadi wadah untuk menjalin dialog dan kolaborasi antara sineas Indonesia dengan para pelaku industri film internasional yang hadir di Cannes.
Wakil Gubernur Jakarta, Rano Karno, yang hadir langsung di Festival Film Cannes, membawa misi khusus untuk memperkenalkan budaya Betawi kepada dunia. Pavilion Jakarta-Indonesia menjadi etalase yang memamerkan kekayaan budaya lokal, sekaligus menjadi daya tarik bagi para pengunjung festival.
Lebih lanjut, Rano Karno menyampaikan harapannya agar Jakarta dapat menyelenggarakan festival film internasional sendiri di masa depan. Momentum perayaan ulang tahun Jakarta ke-500 pada tahun 2027 diharapkan dapat menjadi tonggak sejarah bagi penyelenggaraan acara bergengsi tersebut.
- Pavilion Jakarta-Indonesia menampilkan karya-karya kreatif Indonesia.
- Pavilion Jakarta-Indonesia berfungsi sebagai ruang dialog antara sineas Indonesia dengan komunitas industri film internasional.
- Jakarta menargetkan untuk menjadi top 20 kota global dunia di tahun 2045.