Tragedi di Jalan Palagan: Pengendara Motor Tewas Akibat Tabrakan dengan BMW

Kecelakaan maut terjadi di Jalan Palagan Tentara Pelajar, Sariharjo, Ngaglik, Sleman, pada Sabtu (24/05/2025) dini hari, merenggut nyawa seorang pengendara sepeda motor. Korban, yang diketahui berinisial AA (19) asal Depok, Jawa Barat, tewas di lokasi kejadian akibat luka parah yang dideritanya.

Menurut keterangan Kasat Lantas Polresta Sleman, AKP Mulyanto, peristiwa nahas tersebut bermula ketika AA hendak berputar arah dengan sepeda motornya. Pada saat bersamaan, sebuah mobil BMW yang dikemudikan oleh C (21), seorang warga Jakarta Selatan, melaju dari arah yang sama. Diduga karena jarak yang terlalu dekat, pengemudi BMW tidak dapat menghindari tabrakan.

"Akibat benturan keras tersebut, sepeda motor korban terpental. Mobil BMW kemudian hilang kendali dan menabrak sebuah mobil CRV yang sedang terparkir di pinggir jalan," jelas AKP Mulyanto.

Akibat kejadian ini, AA mengalami luka serius di bagian kepala, termasuk luka sobek di bibir atas, memar di paha kiri, dan lecet di tangan kiri. Petugas medis yang tiba di lokasi kejadian menyatakan bahwa AA meninggal dunia akibat cedera kepala berat.

Petugas kepolisian segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan pengemudi BMW untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Hasil tes urine terhadap C menunjukkan bahwa ia negatif dari pengaruh alkohol dan narkoba.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan urine, pengemudi BMW negatif alkohol maupun narkoba," ungkap AKP Mulyanto.

Meskipun demikian, pihak kepolisian belum melakukan penahanan terhadap C. Proses penyelidikan masih berlangsung untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan dan menetapkan status hukum pengemudi BMW.

Berikut adalah rincian luka yang dialami korban:

  • Cedera kepala berat
  • Luka sobek di bibir atas
  • Memar di paha kiri
  • Lecet di tangan kiri

Pihak kepolisian mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk selalu berhati-hati dan mematuhi peraturan lalu lintas demi keselamatan bersama. Kecelakaan lalu lintas dapat dicegah jika semua pihak memiliki kesadaran dan tanggung jawab dalam berkendara.