Polisi di Demak Bertahan di Atas Meja Akibat Banjir Rob yang Melanda
Banjir rob yang disebabkan oleh pasang air laut telah melanda wilayah Kecamatan Sayung, Demak, Jawa Tengah, dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi ini tidak hanya merendam pemukiman warga dan jalan Pantura Semarang-Demak, tetapi juga berdampak pada aktivitas di Kantor Polsek Sayung.
Akibatnya, para petugas piket di Polsek Sayung terpaksa mencari tempat yang lebih tinggi, seperti meja, untuk menghindari genangan air. Momen ini terekam dalam video amatir yang kemudian beredar luas, memperlihatkan anggota kepolisian berupaya untuk tetap bertugas di tengah kondisi yang tidak ideal. Ketinggian air di dalam kantor polisi dilaporkan mencapai 60 sentimeter.
Menurut Kapolsek Sayung, AKP Suprapto, banjir rob yang diperparah dengan curah hujan tinggi menyebabkan air meluap masuk ke kantor polisi. Meskipun demikian, ia menegaskan bahwa jajaran Polsek Sayung, bersama dengan Satlantas, tetap berkomitmen untuk melayani masyarakat dan mengatur lalu lintas di area yang terdampak banjir.
"Teman-teman tetap semangat, apapun kondisinya tetap melayani masyarakat," ujar AKP Suprapto. Ia juga menambahkan bahwa banjir rob di Pantura Sayung mengalami peningkatan, dengan ketinggian air mencapai 50 sentimeter di median jalan.
AKP Suprapto mengimbau kepada masyarakat yang melintas di Kecamatan Sayung untuk meningkatkan kewaspadaan, menjaga ketertiban, dan mengutamakan keselamatan. Ia menyarankan agar pengemudi yang mendapati genangan air terlalu tinggi di Pantura Demak untuk mengambil jalur alternatif melalui Onggorawe, Bulusari Mranggen, maupun Waru ke Genuk, Semarang.